Mengenai kebaikan tentu ada banyak hal yang bisa kaitkan
dengannya, menolong orang lain, shodaqoh, membantu mendorong mobil yang macet, bahkan
tersenyum pun bisa dikatakan bebuat baik. Nah bagi saya berbuat baik itu ada
dua macam, 1. Berbuat baik yang hanya sekedar baik dan 2. Berbuat baik tapi
memberdayakan dan membentuk kebiasaan.
Untuk nomer 1 saya rasa teman-teman udah paham betul apa
yang saya maksudkan, yah contoh mengabulkan permintaan tolong orang lain itu
termasuk salah satunya, lalu bagaimana tentang yang kedua. Berbuat baik tipe
yang ke 2 ini adalah bahwa apa yang kita lakukan atau nasehatkan kepada mereka
ternyata bisa mengubah dirinya, teman-temannya bahkan bangsanya.
Saya rasa bukan hal baru jika minat baca masyarakat
indonesia sangat minim sekali, bahkan sebuah data memposisikan kita pada
peringkat nomer 60 dari total 61 negara yang disurvei. Dan pertumbuhan minat
baca kita hanyalah 0,001 % , sangat kecil sekali. Oleh karena itu saya cukup
bangga ketika beberapa waktu lalu, bapak presiden meresmikan perpustakaan
nasional yang diakui sebagai perpustakaan tertinggi di dunia, semoga ini awal
kebangkitan literasi di bangsa ini.
Lalu, bisakah kita berperan terhadap hal semacam ini? Tentu sangat
bisa bahkan kalau perlu harus bisa. Itulah salah satu alasan dimana Tim TRAINER
MUDA MANAGEMENT yang digagas oleh Coach Aan K. Prasetia membuat gebrakan dan
cara baru yang salah satu targetnya adalah untuk meningkatkan minat baca pemuda
indonesia yang notabenenya nanti mereka adalah generasi penerusnya. Dan visi
itu kita sebut sebagai 1.000.000 Trainer Muda.
”Lohh memang apa
hubungannya Trainer muda sama Literasi?”
“Penasaran?? Pengen tau”
“Oke akan saya bahas
tapi tidak sekarang hehe, Stay Calm, Tunggu senin depan akan saya ulas lagi”
“Yahh, harus nunggu
nih”
“Yupss sembari
menunggu, boleh tuh kepoin @aankprasetia , setidaknya nanti akan ada benang
merahnya”
“Oke siappp. Saya tunggu
lo ya”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar