Sabtu, 21 Februari 2015

Sang Cahaya baru ....



22 februari 2014, telah menjadi  sebuah waktu yang sangat berharga dan banyak pelajaran yang bisa saya dapat. Saat itu saya disuguhkan pemandangan layaknya metamorfosis ulat yang telah berubah menjadi kupu-kupu yang sangat indah. Pemandangan tersebut ialah ketika melihat para pengurus senior HMK ‘Oksigen” 2015 atau yang biasa disebut SC, terasa seperti kemarin mereka menjadi orang yang baru masuk untuk berkomitmen mengemban amanah, mereka yang dulu terlihat biasa kini telah bermetamorfosis menjadi orang yang luar biasa. Meski tak banyak penampakan wujud nyata tapi niat untuk terus belajar dan berusaha sangat dapat dirasa.

Mereka bukan lagi sebuah kelompok yang bersandar tapi merekalah sekarang yang menjadi sandaran. Bertindak lebih banyak,berkorban lebih banyak, memberi perasaan yang lebih banyak, itu yang sedang mereka raba untuk dilakukan. Dalam bola mata mereka terlihat terpatri sebuah tekad tulus yang kuat untuk mengayomi anggotanya, menyelesaikan segala tugas-tugasnya, menyukseskan program kerjanya, dan membungkam mulut-mulut orang yang selama ini menghinanya.

Tak dirasa mereka telah melewati masa-masa sulit, menyelesaikan masalah yang sudah banyak menghimpit, tak terhitung berapa badan fisik mereka telah sakit. Sekarang mereka telah tumbuh menjadi insan yang indah ilmunya dan akhlaknya seperti layaknya kupu-kupu serta memiliki tekad hati yang kuat dan tak akan goyah seperti tranformasi elang menjadi seekor rajawali.

Kini mereka telah memiliki anggota yang tak kalah luar biasa, segala bentuk cobaan masa lalu yang menaunginya dan segala bentuk penyesalan yang dibawanya, telah mereka curahkan menjadi satu kepercayaan yang mereka titipkan untuk menuju satu tujuan yang dipenuhi dengan ratusan pengharapan, anggota yang dianugerahi kebesaran jiwa dalam menerima masalah dan yang akan selalu siap untuk menerima segala tantangan.

Mereka yang sangat ingin menganggap salah satu tempat perantara ilmu ini menjadi sebuah rumah baru untuk mereka pulang disaat mereka sedih,saat mereka gundah,resah dan gelisah. Sebuah rumah yang ingin mereka isi dengan sejuta benda abstrak di dunia entah itu tangis,canda tawa, ataupun niat dalam mencari pengalaman dan pelajaran.

Keteguhan hati mereka dalam memahami segala masalah membuat saya kagum akan perangainya, saya seakan diberi petunjuk oleh tuhan bahwa mereka layak menjadi seorang guru dan teladan dalam mengartikan makna kesabaran. Kesedihan yang mereka rasakan memang masih mereka bawa, namun itu semua tertutupi dengan senyum merekah di wajah mereka yang terlihat sayup.

“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar” , mungkin firman ini yang membuat mereka terlihat begitu sangat tabah, kesabaran mereka selama ini telah diikuti dengan ridho tuhan yang selalu mendampinginya. Bagai mutiara yang berada dalam lautan paling dalam itulah sebuah kesabaran yang dihiasi dengan senyuman.

Dalam kejadian ini saya merasakan dua pelajaran penting yang bisa saya ambil, yang pertama ialah semakin menguatkan pendapat bahwa sabar itu tak ada batasnya, jika memang suatu saat kita mengatakan bahwa kesabaran yang dirasakan telah hilang maka disitulah bukti bahwa kita belum mengerti hakikat akan kesabaran. Yang kedua adalah kesabaran akan menjadi sebuah keindahan saat kita menselaraskannya dengan selalu bersyukur, bukan karena bahagia kita bersyukur tapi karena bersyukurlah kita bahagia.

" Tak pernah lapuk masalah dalam kehidupan
   Tak pernah lekang perjuangan dalam setiap umur
   Tak peduli siapa..
   Tak paham bagaimana...
   Masalah akan selalu menjadi bingkai hidup
   Maka janganlah engkau buat semangatmu redup
   Dulu Kau mungkin menangis sendiri
   Namun hari ini kau telah punya organisasi
   Luapkan ke mereka,,mintalah rangkulannya
   Rasakan Nilai nilai kekeluargaan itu
   Yang dipupuk perlahan hingga terasa menyatu
   Mungkin mereka bukan yang melahirkan
   Dan mereka pun tak bisa memberimu uang
   Namun mereka memiliki banyak kesempatan
   Tuk saling bertukar Kasih Sayang...
   Jangan Menangis lagi...
   Usap air matamu itu...
   Tetaplah Tegak Berdiri...
   Untuk Menjadi Sang Cahaya Baru.... "
   


Tidak ada komentar:

Posting Komentar