Rabu, 18 Februari 2015

Denting Massa


“ Demi masa Sesungguhnya manusia kerugian
melainkan yang beriman dan yang beramal soleh “


Sepenggal syair dari raihan ini tentunya sudah sangat familiar ditelinga kita semua, lagu ini seakan mengisahkan dan menjelaskan betapa pentingnya waktu dan bagaimana kita harus mengaturnya. Terkadang ketika diberi kelonggaran waktu kita buang waktu dengan percuma dan menyesal di akhirnya dan itu terulang setiap kali kita memilikinya. Tentunya masalah ini seharusnya segera di atasi bukan malah berserah diri dengan malas menjadi alasan pribadi. Rajin itu tidak bisa datang sendirinya jika kita tak memaksa untuk menjemputnya, seperti rezeki meskipun sudah diatur bukankah kita tetap harus berusaha untuk meraihnya?. Setiap individu selalu menginginkan masa depan yang cerah tapi hanya sedikit individu yang mau bersungguh-sungguh mengejar cita-citanya.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” (QS.Al-Ra’d : 11), betapa bodohnya ketika kita bermimpi bahwa kita akan sukses tanpa berusaha diri, betapa ruginya kita ketika ingin menjadi pengusaha tapi kita malah berfoya-foya. Mengharap sebuah keberuntungan bukanlah hal yang salah tapi hal tersebut memiliki perbandingan 1 : 1000, bagaikan pungguk merindukan bulan, mungkin seperti itulah peribahasanya. Kita diberikan segala kelebihan dalam diri sudihkah kita hanya menyimpannya dan menghapusnya secara perlahan karena kemalasan. Banyak yang menuduh kegagalanlah yang membuat dirinya untuk tak mau beraksi dengan alasan untuk lebih berhati-hati, namun ingat berhati-hati itu bukanlah hanya duduk,mengamati dan tanpa aksi tapi melainkan mereka yang berusaha sepenuh hati tanpa melupakan eksistensi Sang Illahi.

Waktu adalah Pedang, itulah salah satu dari sekian banyak perumpamaan tentang waktu. Namun kenapa harus pedang? Apa hubungannya?, seperti yang kita ketahuio pedang adalah senjata tajam yang merupakan alat utama perang pada zaman dahulu, setajam apapun pedang itu tapi ketika dipegang oleh orang yang tak terampil mengayunkannya maka bisa saja bukan musuh yang akan dikenainya tapi mungkin temannya bahkan dirinya sendiri. Begitulah juga dengan waktu, tak peduli berapa banyak waktu yang kita punya tapi ketika kita tak membuat masa itu menjadi manfaat bagi kita, hanya akan ada sesal yang kita rasa. Sekarang coba mari kita renungkan, apakah selama hidup ini kita telah banyak berkembang, lalu coba bandingkan diri kita dengan teman kita. lihatlah sekeliling kalian, bukankah kita punya teman yang lebih hebat dan lebih produktif, padahal kita punya jumlah anggota tubuh yang sama, jumlah waktu yang sama. Namun mengapa mereka bisa menjadi lebih hebat dari kita? Jawabannya adalah mereka menggunakan waktu yang mereka miliki dengan seoptimal mungkin dan tidak melewati tiap detik tanpa perbuatan yang bermanfaat.

“ Tuhan menciptakan waktu bukan agar kita habiskan untuk menggerutu tapi kita lewati dengan selalu berguru agar terbentuk insan dengan kualitas yang bermutu, Cukup bermutu untuk mengelola dunia dan cukup bermutu untuk menjadi seorang Hamba”





1 komentar:

  1. Cerakote Titanium - The Art of Cerakote Titanium
    Cerakote Titanium, titanium price per ounce a ceramic-art of Cerakote Titanium. It is titanium wood stoves created by Cerakote revlon titanium max edition Titanium, Inc., a cerakote titan producing titanium apple watch band cerakote titanium mens ring material.

    BalasHapus